Fadal — Beranda Terbuka untuk proyek
EN Ajak kerja sama
Semua proyek

EPS. 04 AI & Otomasi

Mr. Planner — AI Content Planner untuk Affiliate TikTok

Kirim foto produk ke bot Telegram, dan seller atau affiliate TikTok langsung dapat content plan 30 hari lengkap dengan 30 skrip di Google Docs, dalam hitungan menit.

Peran
AI Automation Engineer
Periode
1–2 minggu
Tools
  • n8n
  • Telegram Bot API
  • Groq (Llama 4 Scout)
  • Supabase (PostgreSQL)
  • Google Sheets API
  • Google Docs API
  • SerpAPI
Poster Mr. Planner, AI Content Planner untuk Affiliate TikTok. Kiri berisi deskripsi singkat, peran AI Automation Engineer, tech stack (n8n, Telegram Bot API, Groq Llama 4 Scout, Supabase, Google Sheets API, Google Docs API, SerpAPI), dan tagline "Dari foto produk menjadi content plan siap pakai"; kanan berisi HP dengan percakapan /create sampai "Content Plan Selesai!" dan laptop yang menampilkan workflow n8n WF-01 Telegram Bot Router.

Tantangan

Seller dan affiliate TikTok harus terus memproduksi konten untuk setiap produk: menentukan angle, menulis hook, caption, hashtag, dan naskah video. Menyusun content plan sebulan secara manual memakan banyak waktu, padahal produk yang dipromosikan terus berganti.

Peran saya

Saya merancang dan membangun seluruh alurnya: bot Telegram, workflow otomasi di n8n, analisis produk dan penulisan naskah dengan AI, database Supabase, sampai pembuatan Google Sheets dan Google Docs secara otomatis.

Proses

Pengerjaannya 1–2 minggu. Saya memecah sistem menjadi empat workflow n8n yang masing-masing punya satu tugas: router perintah, analisis produk, pembuat content plan, dan pencari kata kunci. Keempatnya saling memanggil lewat webhook, dan setiap panggilan harus membawa header secret yang dicek oleh node Verify Secret di workflow tujuan. Dengan begitu tiap bagian bisa diuji dan diperbaiki sendiri tanpa mengganggu yang lain.

Solusi

  • Satu bot, empat perintah: /start membuka menu bertombol (7 hari, 30 hari, riwayat), foto + /analyze menganalisis produk, /create membuat content plan dari produk terakhir yang dianalisis (kalau belum ada, bot meminta foto dulu), dan /history menampilkan lima plan terakhir beserta link spreadsheet-nya.
  • Analisis produk dari foto: model vision Llama 4 Scout di Groq membaca foto produk, lalu merangkum nama, deskripsi, selling points, dan target market sebelum disimpan ke database.
  • Kata kunci dari Google Trends: di latar belakang, kata kunci terkait produk dicari dari Google Trends Indonesia lewat SerpAPI dan diberi skor 0–100.
  • Content plan 7 atau 30 hari: pengguna memilih durasi, lalu sistem menyusun jadwal posting lengkap dengan judul, jenis konten (edukasi, softselling, entertain), hook, caption, hashtag, ide musik, dan jam posting.
  • 1 konten = 1 Google Doc: setiap konten mendapat naskah dengan storyboard per detik (visual, voiceover, dan teks di layar), dan link-nya tersambung ke spreadsheet.
  • Progres terlihat di chat: selama proses berjalan, bot melaporkan langkah 1/3 sampai 3/3, jadi pengguna tahu sistemnya sedang bekerja.
  • Fallback AI tiga lapis: kuota Groq gratis cepat habis, jadi setiap panggilan AI dicoba ulang di akun utama, lalu pindah ke akun cadangan, dan kalau keduanya gagal workflow memakai template supaya pengguna tetap mendapat hasil.
  • Data terkunci: tujuh tabel di Supabase memakai Row Level Security tanpa policy, jadi tidak bisa dibaca lewat API publik; hanya n8n yang terhubung langsung ke database.

Hasil

Kegiatan Manual Dengan Mr. Planner
Riset produk Membaca deskripsi dan menebak target market Kirim 1 foto, AI merangkum target market & selling points
Content plan 30 hari Disusun satu per satu di spreadsheet Jadi otomatis dalam ±3 menit
Naskah video Ditulis satu per satu 30 Google Docs dengan storyboard per detik
  • Pada contoh di galeri, /create dikirim pukul 01.50 dan content plan 30 hari beserta 30 skripnya selesai pukul 01.53.
  • Semua hasil langsung masuk ke Google Sheets dan Google Docs, alat yang sudah dipakai sehari-hari, jadi tinggal dieksekusi.

Pelajaran

Memecah otomasi besar menjadi workflow kecil yang saling memanggil lewat webhook membuat debugging jauh lebih mudah. Kuota AI gratis yang cepat habis mengajarkan saya merancang fallback berlapis sejak awal, sampai ke template, supaya pengguna tidak pernah pulang dengan tangan kosong. Saya juga belajar bahwa proses yang butuh beberapa menit wajib memberi kabar progres; tanpa itu pengguna mengira bot macet. Terakhir, hasil AI paling berguna saat langsung masuk ke alat kerja pengguna seperti spreadsheet dan dokumen, bukan berupa teks panjang di chat.

Remote TV

Pintasan keyboard untuk menjelajah situs ini.

1 – 5
Pindah ke channel 1–5
0
Kembali ke siaran utama (paling atas)
T
Ganti tema terang / malam
M
Nyalakan / matikan gerakan
S
Nyalakan / matikan suara
?
Buka / tutup remote ini